Suasana makin gelap, hujan gerimis kecil di traffilight di depan masjid Sabilillah Blimbing. seorang bocah 5-6 tahunan memainkan gitar kecilnya… dengan suara yang khas, cempreng dan sesekali terhenti karena menggigil kedinginan.. setiap lampu menyala merah.. dia langsung menghampiri setiap kendaraan yang berhenti sesaat. tanpa tahu pasti akan mendapat recehan yang dia harapkan atau tidak. terus-terus dan terus…
Ketika asyik bernyanyi, gitar kecilnya tersenggol sepeda motor dan jatuh…disaat lampu hijau…tbelum sempat memmungut gitarnya akhirnya terdengar suara.. “Krakkkk…” gitar kesayangannya terlindas mobil. diapun terlihat tertegun memandanginya. tanpa menghiraukan kondisi dia yang tengah berada ditengah arus kendaraan. dipungutnya gitar itu dan di bawa ke trotoar..
Sedih jelas tergurat didahinya.. betapa barang yang sangat berharga baginya hancur dalam sekejap..sesekali dia sesenggukan meratapi gitarnya. Diusapnya air mati dengan balik tangannya.. bocah kecil meratapi gitarnya menggigil kedinginan tanpa tahu harus berbuat apa.
Bayangkan bila semua terjadi menimpa kita.. tahu-tahu kita dipecat dari kerja.. kehilangan pekerjaan atau apa yang sangat kita sayangi. Bingung, Sedih dan tak tahu harus berbuat apa…? Gitar itu sudah menjadi bagian hidupnya.. sebagai alat mencari membantu ibunya dalam mencari sesuap nasi.. Kita tidak ada yang tahu dengan apa yang terjadi besok. Membantu sesama jelas penting… “Sayangilah yang dimuka bumi maka yang di langit akan menyayangi” … InsyaAllah









